Minggu, 15 September 2013

Laporan Praktikum Fitohormon


Fitohormon merupakan senyawa organik bukan nutrisi yang disintesis pada bagian tertentu dari tumbuhan. Pada umumnya diangkut ke bagian lain tumbuhan, dan pada konsentrasi sangat rendah mampu menimbulkan tanggapan secara biokimiawi, fisiologis, dan morfologis.
 
Pemahaman terhadap fitohormon pada masa kini telah membantu peningkatan hasil pertanian dengan ditemukannya berbagai macam zat sintetis yang memiliki pengaruh yang sama dengan fitohormon alami. Aplikasi zat pengatur tumbuh dalam pertanian modern mencakup pengamanan hasil (seperti penggunaan cycocel untuk meningkatkan ketahanan tanaman terhadap lingkungan yang kurang mendukung), memperbesar ukuran dan meningkatkan kualitas produk (misalnya dalam teknologi semangka tanpa biji), atau menyeragamkan waktu berbunga (misalnya dalam aplikasi etilen untuk penyeragaman pembungaan tanaman buah musiman), untuk menyebut beberapa contohnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar