Heterometrus spinifes (kalajengking) ke banyakan hidup di daerah tropis dan panas, yaitu di bawah batu - batu atau lubang dalam tanah. Segmen pada posterior atau ekor mempunyai alat penyengat. Biasanya ekor melengkung di atas punggung dan berfungsi untuk melumpuhkan mangsanya. Abdomen terdiri atas 2 bagian, yaitu mesosoma dan sebuah ekor berbentuk seperti tabung yang nanti akan diangkat naik ketika kalajengking berjalan.Kalajengking aktif pada malam hari, untuk menangkap mangsanya. Biasanya mangsanya berupa serangga dan laba - laba. Mangsa tersebut ditangkap menggunakan pedipalpus dan disobek - sobek secara lambat oleh kalpera. Kalajengking bersifat vivipar. kalajengking muda akan diletakkan di punggung kalajengking betina selama satu minggu untuk selanjutnya hidup mandiri.
