Tampilkan postingan dengan label kalajengking memiliki bisa yang dapat menyebabkan kematian pada mangsanya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kalajengking memiliki bisa yang dapat menyebabkan kematian pada mangsanya. Tampilkan semua postingan

Kamis, 25 Agustus 2011

Heterometrus spinifes (kalajengking)

Heterometrus spinifes (kalajengking) ke banyakan hidup di daerah tropis dan panas, yaitu di bawah batu - batu atau lubang dalam tanah. Segmen pada posterior atau ekor mempunyai alat penyengat. Biasanya ekor melengkung di atas punggung dan berfungsi untuk melumpuhkan mangsanya. Abdomen terdiri atas 2 bagian, yaitu mesosoma dan sebuah ekor berbentuk seperti tabung yang nanti akan diangkat naik ketika kalajengking berjalan.Kalajengking aktif pada malam hari, untuk menangkap mangsanya. Biasanya mangsanya berupa serangga dan laba - laba. Mangsa tersebut ditangkap menggunakan pedipalpus dan disobek - sobek secara lambat oleh kalpera. Kalajengking bersifat vivipar. kalajengking muda akan diletakkan di punggung kalajengking betina selama satu minggu untuk selanjutnya hidup mandiri.